a.
Pengertian Dasar
Teori Fromm
Dimana sehat sendiri merupakan kondisi dimana fisik (jasmani),
mental (rohani) baik itu pikiran, emosi, dll, dan sosial dalam kondisi yang
normal (seperti orang pada umumnya), stabil, serta dapat mengikuti
kebiasaan-kebiasaan dan norma-norma yang ada di masyarakat.
Kali ini Saya akan membahas kepribadian yang sehat menurut Fromm
dan menjelaskan konsepnya mengenai kesehatan mental.
Menurut Erich Fromm, manusia adalah makhluk sosial. Berdasar
pada pendapat tersebut, maka salah satu ciri pribadi yang sehat berarti adanya
kemampuan untuk hidup dalam masyarakat sosial.
Masyarakat sangat penting peranannya dalam membentuk kepribadian
seseorang. Kepribadian seseorang merupakan hasil dari proses sosial di dalam
masyarakat. Masyarakat yang menjadikan seseorang berkepribadian sehat adalah
masyarakat yang hubungan sosialnya sangat manusiawi.
Menurut Fromm, ada lima watak sosial di dalam masyarakat: 1)
Penerimaan (receptive) 2) Penimbunan (hoarding) 3) Penjualan/pemasaran
(marketing) 4) Penghisapan/pemerasan (exploitative) 5) Produktif (productive)
Erich Fromm lahir di Frankfurt, Jerman pada tanggal 23 Maret 1990. Ia belajar
psikologi di University Heidelberg, Frankfurt, dan Munich. Setelah memperoleh
gelar Ph.D dari Heidelberg tahun 1922, ia belajar psikoanalisis di Munich dan
pada Institut psikoanalisis
Berlin yang terkenla waktu itu. Tahun 1933 ia pindah ke Amerika
Serikat dan mesngajar di Institut psikoanalisis Chicago dan melakukan praktik
privat di New York City. Ia pernah mengajar pada sejumlah universitas dan institut
di negara ini dan di Meksiko. Terakhir, Fromm tinggal di Swiss dan meninggal di
Muralto, Swiss pada tanggal 18 Maret 1980. Fromm sangat dipengaruhi oleh
tulisan Karl Marx, terutama oleh karyanya yang pertama, The Economic and
Philosophical Manuscripts yang ditulis pada tahun 1944.
Fromm membandingkan ide-ide Freud dan Marx, menyelidiki
kontradiksi-kontradiksinya dan melakukan percobaan yang sintesis. Fromm
memandang Marx sebagai pemikir yang lebih ulung daripada Freud dan menggunakan
psokoanalisa, terutama untuk mengisi celah-celah pemikiran Marx. Pada tahun
1959, Fromm menulis analisis yang sangat kritis bahkan polemis tentang
kepribadian Freud dan pengaruhnya, sebaliknya berbeda sekali dengan kata-kata
pujian yang diberikan kepada Marx pada tahun 1961.
Meskipun Fromm deapat disebut sebagai seorang teoritikus
kepribadian Marxian, ia sendiri lebih suka disebut humanis dialetik.
Tulisan-tulisan Fromm dipengaruhi oleh pengetahuannya yang luas tentang
sejarah, sosiologi, kesusastraan, dan filsafat
Karena pada dasarnya manusia terpisah dari alam dan dari
sesamanya maka cara mempersatukan adalah melalui belajar bagaimana mencitai
atau bagaimana meemukan keamanan dengan menyelaraskan keinginannya dengan
masyarakat yang otoriter , karna manusia adalah mahluk yang memiliki kesadran
pikiran akal sehat daya akal, kesanggupan untuk mencintai , perhatian tanggung
jawab integritas bisa di lukai mengalami kesedihan sehingga apbila dalam
kaitanya manusia kurang dalam menanggapi hal yang di sebutkan tersebut maka
manusia tersebut bisa di katakan tidak sehat secara mental menurut Eric fromm.
Kebutuhan dasar manusia menurut eric fromm Kebutuhan akan
keberhubungan kebutuhan ini adalah secara spesifik aktif dan produktif
mencintai orang lain Kebutuhan akan trandensi mengungguli alam menjadi mahluk
yang kreatif Kebutuhan akan kemantapan ingin meiliki rasa bersahaja pada dunia
dan orang lain supaya dapat beradaptasi di dunia. Kebutuhan akan idenditas
brusaha untuk memiliki rasa idenditas personal dan keunikan guna menciptakan rasa
yang terlepas dari dunia Kebutuhan akan kerangka orientasi untukmencptakan rasa
yang terlepas dari dunia.
b.
Keperibadian Yang sehat Menurut Fromm
Ada 4 segi tambahan dari kepribadian
sehat yaitu cinta, pikiran, kebahagiaan, dan suara hati yang produktif. Fromm
menyebut kepribadian yang sehat adalah orientasi produktif. Konsep itu
menggambarkan penggunaan yang sangat penuh atau realisasi dari potensi manusia.
Dengan menggunakan kata “orientasi”,
Fromm menunjukkan bahwa kata itu merupakan suatu sikap umum atau segi pandangan
yang meliputi semua segi kehidupan, renspons-respons intelektual, emosional,
dan sensoris terhadap orang-orang, benda-benda, dan peristiwa-peristiwa didunia
dan terhadap diri. Menjadi produktif berarti orang menggunakan semua tenaga dan
potensinya. Kata “produktif” mungkin menyesatkan karena kita cenderung
memikirkan kata itu dalam pengertian manghasilkan sesuatu seperti barang-barang
material, karya-karya seni atau ide-ide.
Fromm mengartikan kata itu jauh
lebih luas daripada ini. Mungkin berguna kalau memikirkan produktivitas itu
sinonim dengan berfungsi sepenuhnya, mengaktualisasikan diri, mencintai,
keterbukaan, dan mengalami.
Orang-orang sehat menciptakan diri
mereka dengan melahirkan semua potensi mereka, dengan menjadi semua menurut
kesanggupan mereka, dengan memenuhi semua kapasitas mereka.
c.
Ciri - Ciri Kepribadian Sehat
Kebutuhan akan keberhubungan
kebutuhan ini adalah secara spesifik aktif dan produktif mencintai orang lain. Kebutuhan
akan trandensi mengungguli alam menjadi mahluk yang kreatif Kebutuhan akan
kemantapan ingin meiliki rasa bersahaja pada dunia dan orang lain supaya dapat
beradaptasi di dunia .
Kebutuhan akan idenditas brusaha untuk
memiliki rasa idenditas personal dan keunikan guna menciptakan rasa yang
terlepas dari dunia. Kebutuhan akan kerangka orientasi untukmencptakan rasa
yang terlepas dari dunia.
Hal kebutuhan tersebut adalah sifat
alamiah dari manusia menurut fromm dan ini berubah saat evolusi namun
manivestasi dari kebutuhan ini adalah akan memunculkan potensi-potensi batiniah
di tentukan oleh aturan-aturan sosial di mana ia hidup dan kepribadian
seseorang berkembang menurut kesempatan-kesempatan yang di berikan kepadanya
oleh masyarakat tertentu .
Sehingga kepribadian sehat menurut Eric from
adalah penyesuaian diri seseorang dalam masyarakat merupakan kompromi antara
kebutuhan-kebutuahn batin dan tuntutan dari luar dan seseorang menerapkan
kerakter sosial untuk memenuhi harapan masyarakat kepribadian sehat juga adanya
keinginan untuk mencintai dan di cintai .
SUMBER :
SUMBER :
Hall, Calvin dan dkk. 1993.
Teori-Teori Psikodinamik (Klinis).Yogyakarta: Kanisius Schultz, D. (1991).
Psikologi Pertumbuhan : Model-model Kepribadian Sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar