Tugas Pertemuan Ketiga:
1.
Pengertian keberbakatan dan ciri-ciri
anak berbakat (Subjek: Keberbakatan)
Meurut para tokoh-tokoh
:
·
Hagen dan Hollingworth (dalam Hawadi
2002) membedakan antara gifted dan talented. Gifted ditunjukan pada
individu yang memiliki kemampuan akademik tinggi,sedangkan Talented ditunjukan pada individu yang memiliki kemampuan dibidang
seni,music dan drama.
·
Cuts dan Musseley (1957 dalam Hawadi
2002) membedakan antara bright dengan
gifted dan talente..Bright sendiri diartikan individu yang mampu menempuh
pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (kolese)
dan lancar dalam karier yang dipilihnya.
Gifted diartikan individu yang memiliki potensi yang lebih tinggi daripada
individu dengan tingkat bright, sedangkan talented
menunjukan pada individu yang memiliki kemampuan tidak lazim (diluar bidang
akademis,tanda umum adanya kemampuan yang tergolong superior)
·
De Haan dan Havighurst (1957 dalam
Hawadi 2002) individu dengan kemampuan tingkat gifted dibedakan menjadi 2 yaitu first order atau sering disebut extreme
gifted, kelompok ini jumlahnya sangat sedikit, dan second gifted kelompok ini jumlhs lebih banyak.
·
Coleman (1985 dalam Hawadi 2002) yang
membedakan antara konsep gifted dengan genius, menurut Coleman gifted belum tentu genius karena kelompok ini dinilai belum memberikan kontribusi unik
pada lingkungannya dalam kurun waktu tertentu. Tetapi orang genius pasti seorang gifted. Coleman,
Feldhusen (1985:16 dalam Hawadi 2002) menyatakan bahwa genius merujuk pada individu yang memiliki kemampuan superior.
Ciri-ciri anak berbakatan
diantaranya adalah:
a.
Ciri-ciri Intelektual
1) Mudah
menangkap pelajaran.
2) Ingatan
baik.
3) Pembendaharaan
kata luas.
4) Penalaran
tajam (berpikir logis-kritis, memahami hubungan sebab akibat).
5) Daya
konsentrasi baik (perhatian tidak mudah dialihkan).
6) Menguasai
banya bahan tentang macam-macam topik.
7) Senang
dan sering membaca.
8) Ungkapan
diri lancar dan jelas.
9) Pengamat
yang cermat.
10) Senang
mempelajari kamus,peta,ensiklopedi.
11) Cepat
memejahkan soal.
12) Cepat
menemukan kekeliruan atau kesalahan.
13) Cepat
menemukan asas dalam suatu uraian.
14) Mampu
membaca pada usia lebih muda.
15) Daya
abstrak tinggi
16) Selalu
sibuk menangani berbagai hal.
b.
Ciri-ciri Kreativitas
1) Dorongan
ingin tahu besar.
2) Sering
mengajukan pertanyaan yang baik.
3) Memberikan
banyak gagasan dan usul terhadap suatu masalah.
4) Bebas
dalam menyatakan pendapat.
5) Mempunyai
rasa keindahan.
6) Menonjol
dalam salah satu bidang seni.
7) Mempunyai
pendapat sendiidan mengungkapkannya,tidak mudah terpengaruh orang lain.
8) Rasa
humor tinggi.
9) Daya
imajinasi kuat.
10) Keaslian
(originality) tinggi (tampak dalam ungkapan gagasan, karangan, dan sebagainya:
dalam pemecahan masalah menggunakan cara-cara orisinal yang jarang
diperlihatkan oleh anak-anak lain.
11) Dapat
bekerja sendiri.
12) Senang
mencoba hal-hal baru.
13) Kemampuan
mengembangkan atau memerinci suatu gagasan (kemampuan elaborasi).
c.
Ciri-ciri Motivasi
1) Tekun
menghadapi tugas (dapat bekerja terus menerus dalam waktu yang lama, tidak
berhenti sebelum selesai).
2) Ulet
menghadapi kesulitan (tidak lekas putus asa).
3) Tidak
memerlukan dorongan dari pihak luar untuk berprestasi.
4) Ingin
mendalami bahan/bidang pengetahuan yang diberikan kepadanya.
5) Selalu
berusaha berpretasi sebaik mungkin (tidak cepat puas dengan prestasinya).
6) Menunjukkan
minat terhadap macam-macam masalah “orang dewasa” (misalnya terhadap
pembangunan,korupsi,keadilan dan sebagiannya).
7) Senang
dam rajin belajar, penuh semangat, cepat bosan dengan tugas-tugas rutin.
8) Dapat
mempertahankan pendapat-pendapatnya (kalau sudah yakin akan sesuatu, tidak
mudahmelepaskan hal yang diyakini tersebut).
9) Mengejar
tujuan-tujuan jangka panjang (dapat menunda pemuasan kebutuhan sesaat yang
ingin dicapai dikemudian).
10) Senang
mencari dan memecahkan soal-soal.
Sumber:
Hawadi,R.A.
(2002). Identifikasi Keberbakatan Intelektual Melalui Metode Non-Tes Dengan
Pendekatan Konsep Keberbakatan Renzulli. Jakarta: Grasindo Gramedia Widiasarana
Indonesia.
Utami
Munandar,S.C. (1982). Pemanduan anak berbakat: Suatu studi penjajakan. Jakarta:
Rajawali.