Definisi,
Peredaan, Persamaan Filsafat, Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan
Pengertian CBIS: Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based
Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah
informasi yang berkualitas dan dapat ddipergunakan sebagai alat bantu yang
mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan
analisis. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer.
a. Sistem Informasi Psikologi (SIA): Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Akutansi ( SIA ) merupakan kumpulan sub system / komponen baik fisik maupun non fisik yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa dan mengkombinasikan informasi keuangan dapat berupa formulir catatan , peralatan, termasuk komputer dan perlengkapannya yang di desain untuk menstransformasikan data keuangan yang dibutuhkan manajemen dan awalnya komputer digunakan untuk aplikasi akuntansi (pengolahan data elektronik / EDP). Pada tahap ini aplikasi Accounting Information System (AIS) menggunakan computer hanya untuk pengolahan data perusahaan yang bersifat sederhana, di mana informasi untuk manajemen masih merupakan produk sampingan. Dalam bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Akuntansi (SIA).
a. Sistem Informasi Psikologi (SIA): Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Akutansi ( SIA ) merupakan kumpulan sub system / komponen baik fisik maupun non fisik yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa dan mengkombinasikan informasi keuangan dapat berupa formulir catatan , peralatan, termasuk komputer dan perlengkapannya yang di desain untuk menstransformasikan data keuangan yang dibutuhkan manajemen dan awalnya komputer digunakan untuk aplikasi akuntansi (pengolahan data elektronik / EDP). Pada tahap ini aplikasi Accounting Information System (AIS) menggunakan computer hanya untuk pengolahan data perusahaan yang bersifat sederhana, di mana informasi untuk manajemen masih merupakan produk sampingan. Dalam bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Akuntansi (SIA).
v Menurut Azhar Susanto (2008) Sistem
Informasi Akuntansi (SIA) dapat didefinisikan sebagai
kumpulan (Integrasi) dari sub system/ komponen
baik fisik maupun non fisik yang saling berhubungan dan bekerja sama satu sama
lain secara harmonis untuk mengolah data transaksi yang berkaitan dengan
masalah keungan menjadi informasi keuangan.
v Badriwan ( 2004), system informasi
akutansi ( SIA) adalah suatu komponen yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah,
menganalisa dan mengkombinasikan informasi keuangan yang relevan untuk
pengambilan keputusan pihak-pihak luar seperti inspektorat pajak, insvestor dan
pihak-pihak dalam seperti manajemen.
v SIA menurut Nugroho Widjajanto (2001),
merupakan susunan berbagai formulir catatan, peralatan, termasuk computer dan
perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksananya dan laporan yang
terkoordinasikan secara erat yang di desain untuk menstransformasikan data
keuangan menjadi informasi keuangan yang dibutuhkan manajemen.
-
SIA
memiliki beberapa tujuan pengolahan data diantaranya adalah untuk mengumpulkan
data yang menjelaskan kegiatan alam Perusahaan, dapat mengubah data tersebut menjadi
informasi serta menyediakan informasi bagi pemakai didalam maupun diluar
perusahaan.
SIA
melaksanakan 4 tugas dasar:
v Pengumpulan
data
v Manipulasi
data
v Pengklasifikasikan,
penyotiran, perhitungan, pengikhtisarian, penyiapan dokumen.
v Penyimpanan
data
v Penyiapan
data
b.
Sistem
Informasi Manajemen (SIM)
SIM
didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi
bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Muncul konsep SIM (Sistem Informasi
Managemen) yaitu menghasilkan informasi manajemen disetiap area fungsional dan
level aktivitasnya. SIM merupakan suatu sumber daya organisasi yang menyediakan
informasi pemecahan masalah bagi sekelompok manajer secara umum mewakili suatu
unit organisasi seperti suatu tingkat manajemen atau suatu area fungsional. Dari beberapa definisi diatas dapat
disimpulkan bahwa system informasi manajeman ( SIM), merupakan system yang
berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang
mempunyai kebutuhan yang serupa. yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat
manajerial. untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat
organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan
pengendalian
v Informasi menjelaskan perusahaan atau
salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa
yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan.
Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan
output dari simulasi matematika. Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf
lainnya pada saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah (Mc. Leod,
1995)
v Sutabri (2005), SIM suatu system di dalam suatu
organisasi, yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang
mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan
strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar
tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan
v SIM merupakan metode formal yang
menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk
mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan
fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian (Stoner, 1996)
-
Tujuan
SIM: Memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan dalam sub
unit.
c.
Sistem
Pendukung Keputusan (SPK): Mengambil atau
membuat keputusan adalah suatu proses yang dilaksanakan orang berdasarkan
pengetahuan dan informasi yang ada padanya pada saat tersebut dengan harapan
bahwa sesuatu akan terjadi. Keputusan dapat diambil dari alternatif-alternatif
keputusan yang ada, kemudian informasi tersebut diolah dan disajikan dengan
sistem penunjang keputusan. Adapun informasi terbentuk dari adanya data yang
terdiri dari bilangan dan terms yang disusun, diolah dan disajiakan dengan
dukungan sistem informasi manajemen. Kemudian keputusan yang diambil perlu
ditindak lanjuti dengan aksi yang dalam pelaksanaannya perlu mengacu pada
standar prosedur operasi dan akan membentuk kembali data, begitu seterusnya
yang terjadi dalam siklus data, informasi, keputusan dan aksi. Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan Sistem
Pendukung Keputusan (SPK) merupakan sekumpulan tools yang terintegrasi dan berbasis
computer yang terdiri atas komponen-komponen yang menyediakan kemampuan untuk
penyelesaian masalah dan komunikasi untuk permasalahan yang bersifat semi
terstruktur.
v Menurut Hick (1993), Sistem pendukung keputusan sebagai
sekumpulan tools komputer yang terintegrasi yang mengijinkan seorang decision
maker untuk berinteraksi langsung dengan computer untuk menciptakan informasi
yang berguna dalam membuat keputusan semi terstruktur dan keputusan tak
terstruktur yang tidak terantisipasi .
v Kemudian menurut Bonczek (1980) Sistem pendukung
keputusan (SPK) sebagai sebuah system berbasis komputer yang terdiri atas
komponen- komponen antara lain komponen komponen system bahasa , komponen
system pengetahuan, dan komponen system pemprosesan masalah, yang saling
berinteraksi satu dengan yang lainnya.
v Dan menurut Raymond
Mc Loed (1995), bahwa Sistem
penunjang keputusan ( SPK) merupakan sebuah system yang menyediakan kemampuan
untuk penyelesaian masalah dan komunikasi untuk permasalahan yang bersifat semi
terstruktur.
- Tujuan
dari SPK diantaranya adalah :
v Memberikan
dukungan untuk pembuatan keputusan masalah yang tidak terstruktur.
v Memberikan
dukungan pembuatan keputusan kepada manajer pada semua tingkat untuk membantu
integrasi antar tingkat.
v Meningkatkan
efektifitas manajer dalam pembuatan keputusan & bukan peningkatan efisien.
. d. Office
Automation (OA): Merupakan merupakan system informasi
berbasis telekomunikasi yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan
mendistribusikan pesan, dokumen, dan komunikasi elektronik lainnya antar
individu, kelompok kerja dan organisasi dan berfokus pada komunikasi dengan
adanya perkembangan OA (office automation). Aplikasi OA memudahkan komunikasi
dan meningkatkan produktivitas di antara manajer dan pekerja kantor melalui
penggunaan alat-alat elektronik, seperti modem, faksimil, word-processing,
electronic mail, dan desktop publishing.
v Menurt Azhar (2005), otomatisasi kantor
merupakan aplikasi teknologi informasi yang dirancang umtuk meningkatkan
produktivitas pegawai.
v O’Brien (1996) sebagai system
informasi berbasis telekomunikasi yang mengumpulkan, memproses, menyimpan dan
mendistribusikan pesan-pesan, dokumen-dokumen dan komunikasi elektronik lainnya
diantara individual, grup-grup kerja dan organisasi.
- Fungsi OA : untuk
memudahkan segala segala jenis komunikasi baik lisan maupun tulisan &
menyediakan informasi yang lebih baik untuk pengambilan keputusan.
E. Pakar system: Berfokus pada konsultasi dengan berkembangnya kecerdasan
buatan (AI) adanya Sistem pakar (expert systems) yaitu sistem yang menyediakan
layanan seperti layaknya seorang konsultan manajemen. Dari beberapa definisi diatas dapat
disimpulkan sistem pakar merupakan sistem yang berbasis komputer yang
memungkinkan adanya komponen untuk berpikir dan mengambil kesimpulan untuk
menyelesaikan masalah tertentu.
· Menurut Giarratano dan Riley (2003), bahwa sistem
pakar adalah suatu sistem komputer yang bisa menyamai atau meniru kemampuan
seorang pakar
· Selanjutnya pendapat dari Turban (dalam Kusrini, 2006)
Sistem pakar adalah program computer yang menirukan penalaran seorang pakar
dengan keahlian suatu wilayah pengetahuan tertentu.
· Lalu, menurut Martin dan Oxman (dalam Kusrini, 2006)
Sistem pakar adalah sistem berbasis computer, yang menggunakan pengetahuan,
fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat
dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang tersebut.
DAFTAR
PUSTAKA
Fatta, H. A. (2007). Analisis dan perancangan
sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern.
Yogyakarta: Andi.
http://www.inspirasidigital.com/posting/sistem-pakar-menurut-para-ahli.html/diakses
26 Oktober 2013
Ku A.F.Stoner
James, DKK, 1996, Manajemen,
Edisi Bahasa Indonesia, Penerbit PT.
Prenhallindo, Jakarta.
Hicks, Herbert G & Ray Gullet.
(1993). The Management of
organization: New York : McGraw-Hill.inc
Tidak ada komentar:
Posting Komentar