Sabtu, 14 November 2015

TUGAS KE DUA SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

System Element
      1.      Tujuan: Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
v  Seperti yang dikemukakan oleh Blanchard (2000),  mendefinisikan sistem sebagai sekumpulan dari elemen-elemen yang mempunyai fungsi bersama untuk mencapai satu tujuan.
v  Sedangkan menurut Law (2004), mendefinisikan sistem sebagai sekelompok komponen yang beroperasi secara bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.
v  Miftahol Arifin (2009), sekumpulan identitas yang bertindak dan berinteraksi bersama-sama untuk memenuhi suatu tujuan akhir yang logis.

2.      Masukan  (input) : Sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).
v  Menurut Lani Sidharta, “Sebuah sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi dari komponen – komponen manual dan komponen – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi untuk pemakai”
v  Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis dalam buku Jogiyanto HM., (1999: 11),

3.      Input adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan laporan yang diperlukan.”
v  Menurut Gordon B. Davis (1991: 91), “Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima masukan data dan instruksi, mengolah data tersebut sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.”
v  Merupakan rangkaian yang memiliki keterkaitan antara beberapa bagian dari hal yang terkecil, jika suatu bagian terganggu maka pada bagian yang lainnya akan merasakannya juga (Henry Prat Fairchild).
v  Suatu himpunan suatu benda nyata ataupun abstrak (a set of thing) yang terdiri dari berbagai komponen yang saling berhubungan, saling mendukung dan saling ketergantungan, untuk bersatu dalam satu kesatuan agar mencapai tujuan secara efektif ( Zulkufli A.M).
4.      Proses: Merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lbih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia,  proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
v  Suatu system dapat mempunyai suatu bagian pengolahan yang akan merubah masukan menjadi keluaran. (Jugianto, 2005)
v  Merupakan sebuah prosedur yang terorganisir sehingga dapat membuahkan hasil dari tujuan tersebut (Mark Victor Hansen)
v  Sebuah kelompok dari komponen atau bagian yang dapat berkerjasama dengan kesatuan fungsi (Salisbury).
5.      Keluaran  (output) : Merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya, dan menurut para ahli diantaranya adalah
v  Suatu system dapat mempunyai suatu bagian pengolahan yang akan merubah masukan menjadi keluaran (Jugianto,2005)
v  Kemudian menurut Margaret C, Martha Taylor dan Michael Hendricks(2002), bahwa Jumlah atau units pelayanan yang diberikan atau jumlah orang-orang yang telah dilayani
v  Dan menurut NEA (2000), bahwa Hasil dari aktifitas, kegiatan atau pelayanan dari sebuah program, yang diukur dengan menggunakan takaran volume/banyaknya.
6.      Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik: Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
v  Sebuah rangkian dari beberapa bagian yang saling berkaitan sehingga dapat menimbulkan interaksi yang saling berpengaruh. (James L. Bowdict)
v  Rangkaian dari bebrapa bagian yang saling berkaitan sehingga memunculkan interaksi dan saling berpengaruh. (Edgar F. Huse)
v  Rangkaian yang memiliki keterkaitan antar bagian-bagian dari yang terkecil, jika suatu bagian terganggu, maka bagian yang lainnya akan ikut merasakan ketergangguan (Eric Kohler).
7.      Lingkungan: Segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.
v  Beberapa bagian yang saling berkaitan satu dengan yang linnya, dan beroprasi secara bersama-sama untuk mencapai sasaran tertentu (Gordon B. Davis)
v  Merupakan sebuah kumpulan komponen yang saling berinteraksi yang satu dengan yang lainnya dan bekerja sama dalam mencapai suatu tujuan (Bertalanffy).
v  Sekumpulan dari beberapa elemen (yang berinteraksi) agar memiliki sebuah pencapaian dan tujuan tertentu ( Jogianto).

DAFTAR PUSTAKA

Jogianto HM. 2005. Sistem Teknologi Informasi. Andi. Yogyakarta.
Lani Sidharta, Pengantar Sistem Informasi Bisnis, P.T. ELEX Media Komputindo, Jakarta: 1995.
Jogiyanto HM., Analisis dan Disain Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Andi Offset, Yogyakarta: 1999.
Gordon B. Davis, Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen Bagian 1, PT Pustaka Binamas Pressindo, Jakarta: 1991.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar