System Element
1.
Tujuan: Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah
yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi
tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan
sistem yang lain berbeda.
v Seperti yang dikemukakan oleh Blanchard (2000),
mendefinisikan sistem sebagai sekumpulan dari elemen-elemen yang mempunyai fungsi bersama untuk mencapai satu tujuan.
v Sedangkan menurut Law (2004), mendefinisikan
sistem sebagai sekelompok komponen yang beroperasi secara bersama-sama untuk
mencapai tujuan tertentu.
v Miftahol Arifin (2009), sekumpulan
identitas yang bertindak dan berinteraksi bersama-sama untuk memenuhi suatu
tujuan akhir yang logis.
2.
Masukan (input) : Sistem adalah segala sesuatu yang
masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses.
Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak
tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang
tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).
v
Menurut Lani Sidharta,
“Sebuah sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan
terintegrasi dari komponen – komponen manual dan komponen – komponen
terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, memproses data, dan
menghasilkan informasi untuk pemakai”
v
Menurut Robert A.
Leitch dan K. Roscoe Davis dalam buku Jogiyanto HM., (1999: 11),
3.
Input adalah suatu
sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi
dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan laporan
yang diperlukan.”
v
Menurut Gordon B.
Davis (1991: 91), “Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima masukan
data dan instruksi, mengolah data tersebut sesuai dengan instruksi dan
mengeluarkan hasilnya.”
v
Merupakan
rangkaian yang memiliki keterkaitan antara beberapa bagian dari hal yang
terkecil, jika suatu bagian terganggu maka pada bagian yang lainnya akan
merasakannya juga (Henry Prat Fairchild).
v Suatu himpunan suatu benda nyata ataupun abstrak (a set of
thing) yang terdiri dari berbagai komponen yang saling berhubungan, saling
mendukung dan saling ketergantungan, untuk bersatu dalam satu kesatuan agar
mencapai tujuan secara efektif ( Zulkufli
A.M).
4.
Proses: Merupakan bagian yang melakukan perubahan atau
transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lbih bernilai,
misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang
tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik
kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat
berupa aktivitas pembedahan pasien.
v
Suatu system dapat mempunyai suatu bagian pengolahan yang akan merubah
masukan menjadi keluaran. (Jugianto, 2005)
v
Merupakan
sebuah prosedur yang terorganisir sehingga dapat membuahkan hasil dari tujuan
tersebut (Mark
Victor Hansen)
v
Sebuah
kelompok dari komponen atau bagian yang dapat berkerjasama dengan kesatuan
fungsi (Salisbury).
5.
Keluaran (output) : Merupakan hasil dari pemrosesan. Pada
sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan,
dan sebagainya, dan menurut para ahli diantaranya adalah
v
Suatu system dapat
mempunyai suatu bagian pengolahan yang akan merubah masukan menjadi keluaran
(Jugianto,2005)
v
Kemudian menurut
Margaret C, Martha Taylor dan Michael Hendricks(2002), bahwa Jumlah atau units
pelayanan yang diberikan atau jumlah orang-orang yang telah dilayani
v
Dan menurut NEA
(2000), bahwa Hasil dari aktifitas, kegiatan atau pelayanan dari sebuah
program, yang diukur dengan menggunakan takaran volume/banyaknya .
6.
Mekanisme
Pengendalian dan Umpan Balik: Mekanisme
pengendalian (control mechanism)
diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan
untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur
agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
v Sebuah rangkian dari beberapa bagian yang
saling berkaitan sehingga dapat menimbulkan interaksi yang saling berpengaruh. (James L. Bowdict)
v Rangkaian dari bebrapa bagian yang saling
berkaitan sehingga memunculkan interaksi dan saling berpengaruh. (Edgar F. Huse)
v
Rangkaian
yang memiliki keterkaitan antar bagian-bagian dari yang terkecil, jika suatu
bagian terganggu, maka bagian yang lainnya akan ikut merasakan ketergangguan (Eric Kohler).
7.
Lingkungan: Segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan
bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau
menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus
ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem,
sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu
terhadap kelangsungan hidup sistem.
v Beberapa bagian yang saling berkaitan satu
dengan yang linnya, dan beroprasi secara bersama-sama untuk mencapai sasaran
tertentu (Gordon B. Davis)
v
Merupakan
sebuah kumpulan komponen yang saling berinteraksi yang satu dengan yang lainnya
dan bekerja sama dalam mencapai suatu tujuan (Bertalanffy).
v
Sekumpulan
dari beberapa elemen (yang berinteraksi) agar memiliki sebuah pencapaian dan
tujuan tertentu ( Jogianto).
DAFTAR PUSTAKA
Lani Sidharta, Pengantar Sistem Informasi Bisnis, P.T. ELEX
Media Komputindo, Jakarta: 1995.
Jogiyanto HM., Analisis dan Disain Informasi: Pendekatan
Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Andi Offset, Yogyakarta: 1999.
Gordon B. Davis, Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen
Bagian 1, PT Pustaka Binamas Pressindo, Jakarta: 1991.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar